Analisis Paradigma Jurnalistik Profetik Dalam Menjawab Krisis Etika Media Online Kontemporer

Authors

  • Faisal Amir Munthe Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • M. Yoserizal Saragih Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37092/khabar.v8i1.1612

Keywords:

Prophetic Journalism, Online Media Ethics, Content Analysis, Morals of Nature, Ethical AI Framework

Abstract

Transformasi media digital di era kontemporer memicu krisis etika serius pada media online, seperti menguatnya komersialisasi, maraknya disinformasi, serta praktik clickbait dan sensasionalisme yang menurunkan kepercayaan publik hingga menyentuh angka 40%. Paradigma positivistik-sekuler yang selama ini dominan dinilai tidak lagi memadai untuk membentengi moralitas jurnalis di tengah arus disrupsi siber dan Artificial Intelligence (AI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam representasi pilar humanisasi, liberasi, dan transendensi sebagai solusi atas krisis etika tersebut di dalam buku "Jurnalistik Profetik: Integrasi Nilai Akhlak Nubuwah, Teknologi AI, Kurikulum Berbasis Cinta serta Hukum dan Etika Penyiaran Jurnalistik" karya M. Yoserizal Saragih. Menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis) Klaus Krippendorff, penelitian ini melakukan dekonstruksi filosofis terhadap teks literatur fundamental tersebut sebagai sumber data primer dengan menetapkan parameter klasifikasi unit teks yang rigid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku tersebut secara konsisten mengintegrasikan nilai akhlak nubuwwah (shidq, amanah, tabligh, fathanah) sebagai pemindah kendali etika dari eksternal menjadi kesadaran spiritual-transendental jurnalis. Selain itu, konsep 'kurikulum berbasis cinta' memberikan pembaruan teoretis yang krusial bagi etika pers siber untuk mengendalikan pemanfaatan teknologi AI melalui pembentukan Ethical AI Framework yang berpijak pada perlindungan martabat manusia dan empati publik. Penelitian ini juga berhasil merumuskan matriks indikator operasional berbasis Key Performance Indicators (KPI) kebahasaan, serta memetakan hambatan struktural ekonomi-politik media dan algoritma komersial platform sebagai tantangan utama implementasi paradigma jurnalistik profetik di ruang redaksi kontemporer.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Amir Munthe, F., & Saragih, M. Y. (2026). Analisis Paradigma Jurnalistik Profetik Dalam Menjawab Krisis Etika Media Online Kontemporer. Jurnal Khabar: Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 8(1), 341–355. https://doi.org/10.37092/khabar.v8i1.1612

Issue

Section

Articles